Entradas populares

Utamakan diri sendiri dahulu

Put your self first...


Belum lama ini ada sebuah obrolan seru beberapa orang di sebuah warung makan pinggir rel kereta tentang pengalaman mereka dimanfaatkan oleh sekitarnya. Banyak cara Allah untuk menyadarkan kita, meyelamatkan kita, bahkan memperingati kita bahwa apa yang selama ini dijalankan tidaklah sehat. Menjadi orang tidak enakan, tulus, problem solver, and mix good listener adalah sepaket karakter ideal seorang teman.

Ga ada yang salah sejauh penjabaran di atas, namun yang mulai salah itu apabila ada orang yang memanfaatkan hanya karena dya baik, tidak mudah marah, pasti akan selalu memaafkan, dll. Anggap saja, awalnya ga bermaksud memanfaatkan cuma lama2 saking baiknya temennya lantas gas aja dan berasumsi temannya ga akan pernah merasakan sakit hati. Bayangannya temannya akan selalu baik sepanjang hidupnya. Dari obrolan di pinggir rel kereta itu ada hal yang menarik yang bisa diambil.

Manusia tetaplah manusia

Ya sebaik apapun bentuk manusia, dya tetaplah manusia yang tidak sempurna. Dya yang bisa marah, dya yang terbatas sabarnya, dya yang bisa overthingking, dll. Ga ada satupun orang yang mau dimanfaatkan hanya saja kadang hal tersebut di luar kendali. Ada rasa kecewa, ngerasa dibodohi teman terdekat, bahkan rasa tidak terima diperlakukan seburuk ini. Hal ini berujung dengan menyalahkan diri sendiri kenapa bisa sebodoh ini.

Cara Allah menyelamatkan

Walopun kenyataannya sepait itu, ada hal yang tetap bisa disyukuri. Allah menyelamatkan dari hal2 diluar pengetahuan kita. Allah melindungi kita dari obrolan2 yang menyakitkan. Pandangan kita sangat terbatas, sebaliknya Allah yang mempunyai skenario hidup kita. So, hal menyakitkan ini pasti ada maksud dan tujuannya.

Karakter manusia tidak dapat dirubah

Menerima kenyataan bahwa kita tidak dapat mengubah karakter orang lain adalah pilihan bijak. Tetap berteman baik namun jaga batasan, jangan sampai rasa kecewa datang kesekian kali. Kali ini kita yang punya kendali. Fokuslah pada diri sendiri untuk tetap menjadi orang baik namun tidak bisa lagi dimanfaatkan. Buatlah batasan supaya orang akan berfikir berkali2 ketika memiliki niatan buruk.


Memanfaatkan orang lain untuk kepentingan diri sendiri adalah sebuah ego manusia yang sebaiknya dihindarkan. Setiap manusia memiliki kepentingan, kebutuhan, serta rotasi hidup masing2. Kurang2i memanfaatkan orang lain hanya karena kamu merasa spesial yang harus didengar. Hidup ga berputar pada masalahmu saja kawan. Hargai peran orang lain di hidupmu selagi ia masih ada. Jangan tanyakan mengapa jika dya memilih pergi lantaran sudah jenuh dengan segala kelakuan burukmu itu. 

Solusi dari obrolan tersebut ketika kita sudah terlanjur dimanfaatkan adalah utamakan diri sendiri saja. Membantu orang lain boleh, tapi kalo sudah memastikan diri sendiri selamat. Jangan sampai hanya ingin membantu orang lain dari masalah, kitanya yang hancur. Cukup lilin yang berkorban menerangi dunia namun ia yang harus jadi korbannya.

Yuk ambil waktu untuk fokus kepada dirimu sendiri, hargai waktumu, tenagamu, effortmu yang selama ini salah orang. Tingkatkan skillmu, kuatkan hatimu, dan perindah akhlakmu. Fokus apa yang bisa diusahakan. Jadilah orang yang bijak, yang lebih mengutamakan diri sendiri dibanding orang lain yang datang hanya karna ada kepentingan.

*self reminder


¡Compártelo!

0 comments:

Buscar

 
Healthy Happy and Wealthy Copyright © 2011 | Tema diseñado por: compartidisimo | Con la tecnología de: Blogger