When lingkungan kerjamu sudah tidak kondusif, dan kamu dianggap orang bod*h yang tidak tau menau apa yang telah mereka lakukan dari mark-up laporan hingga sounding bahwa "tidak ada bonus" karena keuangan limit, dst..
When kamu dianggap orang yang mudah ditipu paahal kamu punya keahlian membaca perilaku manusia-manusia tega yang selama ini berseliweran di hidupmu..
When kamu selalu dijadikan bahan rujukan, tempat berkeluh kesah atas drama yang terjadi yang seolah jika sudah cerita ke kamu seolah kamu pro sama dya..
When kamu sudah muak dan tidak lagi bisa kompromi atas drama kotor yang ada di matamu..
Disaat yang bersamaan..
Kamu dikasih rejeki luar biasa melalui mahasiswa yang kamu layani. Banyak cerita seru yang dapat menghangatkan hati dan membuatmu tiada henti bersyukur betapa indahnya perjalananmu.
Banyak sekali pengalaman indah yang mereka berikan, banyak senyuman lega dan tatapan penuh harap kamu bisa membantu menyelesaikan permasalahan mereka. Banyak yang merasa terbantu olehmu dan itu menjadikan kenangan indah di hidup mereka.
Pengalaman ini mengajarkanku bahwa berbuat baiklah sebanyak mungkin, bantu orang yang memang membutuhkanmu, tak lupa balut semua dengan penuh keikhlasan. Lupakan jasa yang sudah kamu berikan. Kita tidak pernah tau doa mereka yang memperlancarkan perjalanan kita.
Bagi kita mungkin yang kita lakukan adalah hal biasa, namun siapa sangka bagi sebagian orang yang sudah kita bantu itu sangat berkesan dan bisa jadi menjadi salah satu hal indah di hidupnya. Terbayangkan ketika sedang diujung tanduk, lemah, dan tak berdaya ada orang yang tulus membantu kita, memperlancar apa yang menjadi list to do yang harus dilewati hari ini. Meleleh? Bisa jadi..
Ucapan terima kasih, sorot hangat mata, binar wajahnya, pun syarat makna. Andai bisa memeluk, pasti sudah dipeluk. Andai bisa diajak nongkrong, pasti sudah terjadi. Ya hal sederhana yang kita lakukan bahkan tanpa tendesi apapun bahkan kita hanya menjalankan tugas dengan ikhlas bisa membuka ladang pahala dan keberkahan bagi kita.
Jadi, ketika di tempat kerja banyak hal menyebalkan maka cek ulang deh dan ingat2 apakah hal yang indah yang bisa menutupi rasa muak itu? Jika ada maka fokus aja ke hal2 baik melayani mahasiswa misalnya. Biarkan yang kotor tetaplah kotor dan biarkan mereka memanen apa yang dilakukan. Sebaliknya, kita enjoy dengan hal2 baik yang bisa kita lakukan.
Hiduplah dengan baik supaya kamu tenang. Hiduplah dengan damai supaya kamu nyaman. Hiduplah dengan sederhana supaya kamu mudah bersyukur. Hiduplah dengan bijaksana supaya semesta mencintaimu. Serta hiduplah selayaknya manusia yang memiliki hati nurani.