Entradas populares

Ketenangan dari set bounderies

Hal indah apa yang sudah kamu dapatkan di tahun 2025? Mungkin ada yang sudah nikah, mendapatkan pasangan tepat, punya mobil, punya rumah impian, bisa beli barang² branded, dan sejenisnya. Namun bisa tegas dengan diri sendiri adalah pencapaian yang tidak boleh dianggap remeh. Kenapa? Tegas dengan diri sendiri sama dengan mencintai diri sendiri. 

Manusia itu seringnya mementingkan orang lain, mengupayakan kebahagiaan orang lain sampai dya lupa kebahagiaannya bahkan haknya diri sendiri. Terlebih jika sedang terjebak di keadaan maju kena, mundur pun susah. Terlanjur berhubungan baik sama manusia yang lain hingga rasanya susah untuk ngasih bounderies alhasil dirinya hancur sendiri. 

Orang itu kalo udah dibaikin, biasanya nglunjak. Kalo dirasa orang itu solutif dan enak diajak curhat, seringnya ga tanggung² untuk menjadikan ybs tempat sampah untuk membuang uneg². Terlebih jika berhadapan dengan orang yang sangat menghargai jika ada orang yang curhat ke dirinya, wah jika ga beruntung ya hanya dimanfaatkan. 

Okelah dimanfaatkan hingga kewalahan yang berujung mengganggu aktivitas alias curhatnya udah ga tau diri maka solusi terbaik adalah mundur dan ngasih ketegasan pada diri sendiri bahwa sudah cukup. Jika dulu dijadikan call center 911 alias emengency call maka saat ini sudah cukup, tidak berlaku lagi. 

Stop memberi akses kepada orang lain yang tidak mampu menghargaimu. Batasan diri itu sangat penting supaya orang lain dapat menghargai kita. Batas mana yang boleh diakses orang lain dan bagian mana yang tidak boleh. Ya kali seumur hidup akan jadi tempat sampah. 

Jadi tempat sampah itu gpp, karna manusia itu sama² punya sampah namun jika sudah tidak imbang? Kewalahan pastinya. Terlebih jika ketika curhat bilang ABC namun kamu liat di realita XYZ, Jauuuuh. Bagaimana jika itu repeat selama puluhan purnama? Ndembik coy, kayak orang bodoh banget gitu pastinya. 

So, saatnya melepaskan apa yang bukan tanggung jawab kita. Ambil pelajarannya, pilihlah teman yang bisa SALING. Jikapun tidak menemukannya, sendirian itu jauh better than ketemu teman yang egois. Udah curhat ga kenal waktu, dinasehati iya² tp realita berbanding terbalik, giliran kamu curhat ditinggal chatingan sambil senyum² sendiri, dan disaat kamu chat sering ga di balas walo sak tenane chat kamu sudah dibaca. 

Kasihan amat sih, pertemanan bagian mana yang masih harus dipertahankan? Yang paling bener ya buat batasan, sejauh hubungan baik aja sesama manusia. Toh temenmu ga cuma satu kan? Orang² yang peduli sama kamu masih banyak kan? Tak bisiki sini, kamu ga rugi kehilangan temen yang egois, sebaliknya dya yang rugi kehilangan teman setulus kamu. Jika dya belum merasakan, itu hanya waktu saja. Ribuan orang dapat lalu lalang di hidup kita, namun orang tulus akan stay tanpa harus diminta. 

Sambut ketenangan di awal tahun

Hidup tenang itu memang membahagiakan. Mensyukuri apapun yang dimiliki tanpa harus membandingkan apa yang dimiliki orang lain adalah hal jitu. Semakin menyederhanakan pemikiran, maka semakin mudah kita untuk bersyukur. 

Tidak kaya raya, tapi  selalu diberikan rasa cukup atas nikmat Allah sehingga bisa berbagi dengan keluarga ataupun orang lain adalah hal yang nyes dihati. Ketika ditakdirkan oleh Allah menjadi salah satu sinar di keluarga dan dijadikan perantara rejeki Allah untuk keluarga adalah hal yang luar biasa senangnya. 

Ada tawa, ungkapan terima kasih, lantunan syukur, hingga begitu banyak pengharapan yang dipanjatkan rasanya sungguh tak ada duanya. Hidup rukun dengan keluarga juga merupakan bagian dari penyempurna takdir ini yang bukan berarti hidup tak pernah ada masalah ya. Masalah akan selalu ada namun Allah memberikan sekaligus paket solusinya. Sungguh nikmat Tuhan yang tak kampung aku sembunyikan. 

Kemampuan mensyukuri setiap takdir merupakan bagian dari rejeki yang tidak semua orang mendapatkan kesempatan itu. Nyatanya ketenangan tidak serta merta hadir dari yang yang banyak, harta melimpah, keluarga lengkap, bahkan jabatan yang mentereng. Sebaliknya ketenangan akan hadir kepada jiwa yang mau dan mampu menerima takdir sabuk dan menyambutnya dengan sepenuh hati bahwa hal tersebut adalah hal baik. 

Ketenangan adalah pantulan dari rasa syukur yang tidak harus bersyarat jika hartanya 500 juta, emasnya 50kg, usaha tambangnya lancar, dst. Nyatanya mampu mindfulnes atas apa yang jadi takdir adalah bentuk konsep yang medapatangkan ketenangan. Alhamdulilah bisa makan, bisa kentut, bisa BAB, bisa berbagi dengan keluarga /orang lain, bisa merasakan kebahagiaan teman yang sedang mengalami keberhasilan, dll. 

So, pupuk dan siramilah jiwa sehingga mudah bersyukur sehingga jiwa mudah tenang, terhindar dari iri hati, dan selalu berprasangka baik atas takdir yang sedang menyapa di kehidupan ini. 


Welcome 2026,

Semoga semakin sehat, panjang umur, happy, ayem, tentrem, tenang, bijaksana, tegas, disiplin, produktif, beruntung, mulia, dijauhkan dari orang dzolim, dijauhkan dari orang yang hobi memanfaatkan, dan lebih menyayangi serta memprioritaskan diri sendiri. Cheer to many best chapter of this year. Aamiin.. 

Hiduplah dengan orang yang kekurangannya mampu kamu tolerir

Konteks disini adalah interaksi manusia dengan sesama. Dapat dengan teman, sahabat, tetangga, pacar, pasangan, dst. Relationship antar manusia itu lucu, unik, seru, dan penuh dinamika. POV disini adalah semua manusia memiliki sisi baik dan tidak ada yang sempurna. Namun tips supaya hidupmu happy, tenang, dan damai adalah pilihlah orang baik yang kekurangannya dapat kamu tolerir. 

Ketika kamu bertetangga dan akrab dengannya, sering saling bantu dan hubungan kalian sangat baik namun kamu memilih menepi karena tidak dapat mentolerir bahwa dya suka playing victim dan menyalahkan orang lain atas kelakuannya maka sikapmu itu sehat. 


Ketika kamu hanya dijadikan opsi dan tempat sampah oleh teman baikmu. Didatangi karna dya butuh curhat denganmu. Fast respon balas chatmu karena ada kepentingan, dan kamu memilih melambaikan tangan karena kamu tidak dapat mentolerir kekurangannya maka kamu masih menggunakan logika sehat dalam berteman. Mana ada orang yang mau dijadikan tempat sampah terus menerus kan ya.. 


Ketika kamu sedang dekat dengan lawan jenis, berniat serius, bahkan tipemu banget, saling memiliki ketertarikan namun kamu memilih mundur karena tidak bisa mentolerir bahwa orang tuanya hobi KDRT maka kamu manusia yang masih menggunakan logika. 


Ketika kamu sedang PDKT, benih² ketertarikan itu sudah mulai tumbuh namun kamu baru tau kalo masa lalunya kelam, rumit, dan potensi drama sehingga kamu memilih mundur daripada menuruti hawa napsu maka kamu itu sedang diselamatkan karna masih logis tidak terjebak oleh fatamorgana perasaan.

Salut sama orang yang mampu menerima masa lalu pasangan yang kelam, terbuat apa hatinya mampu bertahan disetiap harinya menghadapi pasangan yang belum selesai dengan masa lalu bahkan tidak akan pernah selesai. Anda hebat tuan.. So ketika logika masih dominan dibanding perasaan maka itu keren. Sebaliknya jika tidak mampu mentolerir masa lalu pasangan bye lebih baik. 


Ketika tetanggamu hobi menceritakan harta bendanya, jumlah perhiasannya mencapai puluhan kilo, bisnis tambang batu baranya yang melesat pesat, pacarnya yang selalu ada buatnya, progres pembangunan istana megahnya dan sederet cerita yang tidak bisa kamu tampung di logika sehatmu maka memilih putar balik adalah pilihan jos dan tepat. Jika tidak disudahi maka akan berujung toxic dan melelahkan. 


Sebaik apapun teman, tetangga, ataupun manusia bentuk apapun dimuka bumi ini pantas kamu jauhi jika sudah membuatmu lelah, capek, terbebani, dan mengganggumu. Hidup penuh pilihan kok, jika kamu memilih menyelamatkan kesehatan mentalmu maka itu pilihan tepat. Biarkan mereka dengan hidup dan pilihannya. Sekali lagi, hidup mereka bukan tanggung jawab kita. So, fokuslah sama diri kita sendiri. 

Ketenangan sumber rezeki

Ketenangan itu merupakan sumber rejeki yang tidak boleh kita kesampingkan. Jika hidupmu kok vibe nya tenang, santai, selalu diberikan solusi setiap masalah, selalu diberikan insting tajam untuk menganalisis persoalan, selalu diberikan guide dalam menentukan langkah maka selamat kamu beruntung dan kamu makhluk pilihan. 

Yuk tambah rasa syukurmu, tambah keistiqomahanmu, dan tambah lagi sedekahmu. Sungguh ketenangan hanya timbul dari Allah semata. Banyak harta tidak menjamin tenang, pun sama pangkat jabatan seringkali membuat gelisah. Sebaliknya jika Allah sudah memberikan ketenangan meskipun kita hidup dengan kesederhanaan maka kamu pemenangnya. 

Orang yang jiwanya tenang, dya akan optimis dalam menjalani hari²nya karena ia yakin Allah selalu memberikan solusi dari setiap masalahnya. Kecanduan untuk meyakini setiap takdir Allah selalu terbaik juga mendorong terciptanya ketenangan dalam hidup. Orang ini akan bijaksana dalam menyikapi apapun permasalahan. Bukan berarti ybs tidak takut, galau, ataupun sedih. Ia sama dengan manusia biasa namun ia diberikan kemampuan untuk mengambil POV dari sisi positif, sisi baik, sisi optimis, dan sisi khusnudzon atas hal baik di balik cobaan yang sedang ia jalani. 

Orang yang tenang akan mengundang rejeki dalam berbagai bentuk seperti didekatkan dengan orang² yang satu frekuensi. Selain itu, bentuk rejeki yang lain dapat berupa material karena jiwa dan rasa syukurnya sangat tinggi. Allah akan memberikan nikmat berlipat² bagi hamba yang banyak bersyukur. 

Yuk perbaiki hubungan kita sama Allah supaya Allah ridho memberikan rasa  tenang bersemayam dalam diri kita. Menjadi teman sehari² bahkan menjadi jati diri kita dalam menjalani takdir di muka bumi ini. Aamiin. 

Rumah yang tak berbentuk bangunan

Hidup dengan pemikiran dewasa itu se menenangkan itu. Dimanfaatin orang, cut off. Disalahin orang, ambil sikap. Didatangi hanya karna butuh, sebatas baik. Direndahkan, berikan senyuman terbaik. Ditutup pintu kesempatan, upgrade diri. Difitnah, koreksi diri. 

Ya simple life, more happy. Sewajarnya saja menghadapi manusia dengan beragam sikap dan karakternya. Kita tidak dapat membahagiakan satu per satu manusia. Bahkan kita tidak dapat memenuhi ekspektasi mereka. Hidup kita ya urusan kita, sebaliknya drama mereka ya bukan tanah kita. 

Cukup menjalani hidup di area kita. Balas pesan kawanmu, sekalipun itu bukan prioritasmu. Jangan sok sibuk bahkan merasa paling penting dan dengan sengaja membiarkan mereka menunggu balasan chat kita. Ya kali dibalas, kalo sebaliknya? Ingat, orang chat itu ga selalu gabut, ada yg memang bener² butuh jawaban dari kita. Jangan sok banget mengecilkan orang lain dan meninggikan dirimu bahwa kamu adalah manusia tersibuk sedunia akhirat. 

Sederhana, sepele, bahkan sering kali ga disadari bahwa kita itu hobi bikin orang menunggu balasan chat kita. Dan kitanya sengaja ga balas bahkan merasa ga perlu untuk membalas. Ingat atuh, kamu butuh manusia yang lain juga lho. Jika ini menjadi kebiasaan maka kamu akan ditandai orang² dan ya orang lain juga akan mirroring ke kamu. Ya kamu ga sepenting itu. Maybe masih chatmu diladeni, tapi kamu tidak sepenting itu dihupnya lagi. Kamu tau, kamu membukakan pintu lost respect orang lain kepada dirimu. 

Hidup ini seru jika kita punya rumah. Rumah yng tidak selalu mewah. Rumah sederhana namun hangat. Rumah yang memberikan kerinduan ketika kita sedang beraktivitas. Rumah tak selalu harus dengan bangunan tapi tempat dimana kita disebut hangat, dihargai, diterima, dan ditunggu² kehadirannya. Ya rumah itu keluarga, sahabat, bahkan bangunan sederhana yang telah usang.

Ga kebayang bagaimana cara menyelesaikan masalah bagi orang yang tidak memiliki rumah? Yang banyak namun hati tidak tenang. Harus mengadu ke siapa drama yang sedang dialami? Mensyukuri apapun yang kita miliki sepenuh hati supaya hati kita luas. Supaya mudah untuk lapang. Pikiran jadi tenang, hati jadi perempuan, dan jiwa jadi tenang. 

Orang tua sehat, keluarga harmonis, sahabat solid, adalah bentuk lain dari rumah yang harus kita banyak syukuri. Wali di luar rumah masalah banyak namun ketika hati kita tenang, maka semua akan mudah terlewati atas izinNya. 

Yuk syukuri atas nikmat rumah ini. Jaga orang tua, keluarga, dan para sahabat. Mereka aset yang kita miliki, sekaligus bentuk lain dari rezeki besar. Sayangi mereka dan peluk merdeka erat dengan doa² tulus mu. 


Why not, "I" choose you

Jalan hidup manusia tidak ada yang sama, tidak ada yang memprediksi, dan selalu menyala di setiap takdir masing². Segala macam proses perjalanan hidup akan selalu memberikan alasan mengapa hal tersebut harus menyapa dan menjadi takdir kita. Meskipun pas ngalami hal tersebut kita masih bertanya², sakit, nangis, ga terima bahkan mempertanyakan kepada Tuhan, why me Tuhan? Why? The others people happy and got everything that they want. Why not me? 

Namun setelah berjalan dan berlalu baru tau oh ini to maksudnya takdir kemarin. Nyatanya kalo harus selesai juga akan selesai kok segala macam  takdir yang menyapa kita, sebaliknya jika belum waktunya selesai pasti akan ada saja jalan kita untuk "pusing² bin tegang" nyelesaikan satu per satu chapter di setiap takdir indah itu. 

Ada anak yang sedari kecil ditinggal oleh salah satu orang tuanya, sedangkan umurnya baru butuh²nya kasih sayang seorang ibu. Nyatanya Allah Maha Kuasa, ketika anak kecil tersebut kehilangan fisik sosok ibunya, namun Allah ganti dengan ribuan orang yang sama dya meskipun tidak akan pernah sama dengan kasih sayang dengan seorang ibu. 

Ada seorang anak tulang punggung keluarga, yang niat kerja hanya untuk mencari rejeki namun dya sering disalahpahami orang lain hanya karena sinarnya terlalu  terang.  Bahkan beberapa kejadian mengharuskan ia untuk menerima kenyataan tanpa bisa untuk mengklarifikasi sebenarnya apa yang terjadi. Tapi lagi² ini adalah bagian dari skenario indahNya. Siapa yang nyangka disaat bertubi² kejadian tidak mengenakkan ia alami, disaat banyak hal yang tidak dapat ia klarifikasi, disaat ocehan negatif orang² itu hanya mampu ia telan sendiri. Dan disaat ia nerima semua takdirNya, maka disitulah keajaiban tangan Tuhan.  

Tuhan mengangkat derajatnya dengan cara² yang sungguh indah. Dikasihnya panggung yang menakjubkan dan bikin menganga orang² yang selama ini merendahkan, menjelekkan, bahkan orang yang selalu merendahkan dirinya. Menariknya ia tak  pernah sekalipun ingin terlihat bersinar hanya saja perlu diketahui bahwa mutiara akan tetap jadi mutiara sekalipun ia ditimbun lumpur. Orang keren akan keren meskipun segala macam fitnah ia alami. So, chill aja menjalani setiap takdir hidup ini. Percaya saja dengan jalan dan skenario Allah. Rencana Allah tidak pernah salah. 

Ketika kita dipilih Allah untuk menjalani takdir indah itu, maka Allah pun sudah sangat tau orang itu mampu melewati skenario yang Ia berikan. Allah akan menyesuaikan ujian berdasarkan kemampuan setiap hambaNya. So, jika sedang mengalami ujian yang dirasa berat, maka tetep lah semangat dan positif thingking bahwa kita akan mampu melewati semua takdir baikNya dengan kasih sayangNya. Lantas kenapa Allah memilih kita? Ya suka² dongs, bukankah itu tanda cinta Allah pada kita. So, syukuri saja yaaa, takdir Tuhan selalu baik. 

Tanggapi sewajarnya saja

Tidak pernah terbayangkan betapa bahagianya, betapa leganya, betapa entengnya, dan betapa bersyukurnya ketika berhasil melepaskan beban yang diberikan orang lain. Tidak mudah, apalagi jika orang tersebut adalah orang terdekat kita yang memiliki hubungan sangat baik. Tidak ada pilihan lain kecuali cut off dan menyudahi segala drama yang menjebak kita untuk harus mengetahuinya. 

Kebahagiaan orang lain bukan tanggung jawab kita, begitu juga kesedihan bahkan drama yang sering ia ciptakan. Kita dalam berhubungan sosial, cukup untuk berbuat baik saja. Selebihnya kembalikan semua kepada ybs.  Ada tipe² orang yang memang sengaja memilih drama kok, jadi kita sebagai sesama manusia harus pandai melihat, apakah ini dampak kesengajaan dari langkah yang dipilih atau memang bukan hal kesengajaan. 

Manusia itu makhluk unik, so jangan pernah berekspektasi apapun sama manusia. Mereka sama kok sama kita, ga ada yang sempurna. So, ketika kita tidak menaruh ekspektasi berlebih terhadap manusia, maka kita akan lebih chill. Misal ybs drama yaudah silahkan, kalo eneg ya tinggal aja, kalo dya minta bantuan ya bantu sewajarnya saja. Sekali lagi, sewajarnya saja. 

Waktu dan tenaga yang kita kita gunakan untuk menanggapi drama orang lain rasanya akan lebih produktif untuk mengurusi diri sendiri, at least hanya rebahan di kamar. Intinya, semakin dewasa harus semakin bijak untuk bersikap tegas kepada orang lain supaya kita tidak selalu dimanfaatkan hanya karena kita baik dan selalu menanggapi drama yang selalu diceritakan. 


Buscar

 
Healthy Happy and Wealthy Copyright © 2011 | Tema diseñado por: compartidisimo | Con la tecnología de: Blogger